PERTEMUAN 5 (TEORI 3)
1. KONSTANTA
Konstanta adalah variabel yang nilainya tetap (Konstan). Perbedaan dengan variabel, sebuah variabel nilainya dapat berubah-ubah, sedangkan konstanta, nilainya selalu tetap atau konstan. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan tetapan, misalnya nilai pi ( π), kecepatan cahaya dan lainnya. Ada dua cara untuk mendeklarasikan konstanta: menggunakan preprocessor # define.
Contoh: nilai pi. Penggunaan #define tidak diakhiri tanda titik koma (;).
Selain dengan cara # define, di dalam C++ kita dapat mendefinisikan sebuah konstanta dengan menggunakan kata kunci Const.
Contoh program #define dan const akan dibahas dipertemuan berikutnya.
2. OPERATOR
Operator adalah tanda yang digunakan untuk melakukan operasi operasi tertentu di dalam program. Dengan operator kita dapat melakukan operasi perhitungan,perbandingan, manipulasi,dan lain-lain. Operator-operator yang sering digunakan yaitu:
1. Operator aritmatik
Digunakan pada ekspresi matematik seperti pada operasi aljabar. Berikut ini daftar operator aritmatik:
Digunakan pada ekspresi matematik seperti pada operasi aljabar. Berikut ini daftar operator aritmatik:
a) Penjumlahan(+)
Menambahkan nilai-nilai yang ada di kedua sisi operator.
Contoh: A + B hasilnya 20
Menambahkan nilai-nilai yang ada di kedua sisi operator.
Contoh: A + B hasilnya 20
b) Pengurangan(-)
Mengurangkan nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan.
Contoh: A - B hasilnya -6
Mengurangkan nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan.
Contoh: A - B hasilnya -6
c) Perkalian (*)
Mengalikan nilai-nilai yang ada di kedua sisi operator.
Contoh: A * B hasilnya 100
Mengalikan nilai-nilai yang ada di kedua sisi operator.
Contoh: A * B hasilnya 100
d) Pembagian(/)
Membagi nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan.
Contoh: B / A hasilnya 4
Membagi nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan.
Contoh: B / A hasilnya 4
e) Modula (%)
Melakukan pembagian nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan dan mengembalikan sisa nilainya
Contoh: B % A hasilnya 0
f) Peningkatan (++)
- Increment
Increment adalah penambahan nilai yang terjadi pada suatu variable. Opertaor yang digunakan ++. Operator ini akan menambahkan nilai dari suatu variable dengan nilai 1. Ada dua jenis increment yaitu: pre-increment dan post-increment. Pre-increment adalah melakukan penambahan nilai sebelum suatu variable itu diproses. Post-increment adalah melakukan proses terlebih dahulu sebelum dilakukan penambahan nilai.
Menambahkan 1 pada nilai operan.
Contoh: B++ hasilnya 31
g) Penurunan (--)
-Decrement
Decrement merupakan kebalikan dari proses increment, yaitu menurunkan (mengurangi) nilai dari suatu variable. Decrement dibagi dua jenis yaitu pre-decrement dan post decrement.
Mengurangkan 1 dari nilai operan.
Contoh: B-- hasilnya 29
2. Operator Relasional
Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dua buah operand. Operator ini banyak digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kondisi dalam struktur percabangan atau perulangan. Adapun yang termasuk oerator relasional di dalam C++ adalah
Keterangan:
> : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri lebih dari nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.
< : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri kurang dari nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.
>= : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri lebih dari atau sama dengan nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.
<= : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri kurang dari atau sama dengan nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.
== : Memeriksa apakah nilai kedua operan sama atau tidak, jika sama maka kondisi bernilai benar.
!= : Memeriksa apakah nilai kedua operan sama atau tidak, jika tidak sama maka kondisi bernilai benar.
3. Operator Logika.
Operator logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi dimana nilai yang dihasilkan dari operasi tersebut hanya berupa nilai benar dan salah. Nilai ini disebut Boolean. Adapun yang termasuk kedalam operator logika dalam C++ adalah
Keterangan:
Diasumsikan bahwa nilai variabel m adalah , dan n adalah 0
&& : Operator logika AND. Jika keduanya operan bukan nol, maka kondisi bernilai benar.
| | : Operator logika OR. Jika ada operan yang bukan nol, maka kondisi bernilai benar.
! : Operator logika NOT. Digunakan untuk membalik keadaan logika dari operan. Jika kondisi bernilai benar maka operator NOT akan membuatnya menjadi tidak benar.
4. Tipe Casting
Tipe casting yaitu tipe data sementara, artinya mengubah tipe data suatu variabel hanya dalam operasi aritmatika.Setelah operasi aritmatika tipe data variabel tersebut tetap sesuai deklarasi awalnya.
Penjelasan kode casting:
Untuk hasil pembagian seharusnya 3,5 karena dari 7 dibagi 2 adalah 3,5.
Mengapa demikian? karena variabel a dan b bertipe integer. Tetapi jika variabel a dan b dirubah menjadi tipe data float maka akan eror .
Untuk dua variabel x dan y yang bertipe integer tersebut tidak bisa digunakan untuk operasi aritmatik mod %, sedangkan operasi pembagian / untuk variabel hasil dan salah satu variabel yang akan dibagi harus bertipe float. Artinya dengan adanya dua operasi aritmatik tersebut dalam satu program dan dengan variabel yang sama ini tidak bisa dikerjakan. Dengan demikian agar kedua operasi tersebut bisa berjalan bersama dalam satu program maka dibutuhkan type casting.
Sumber:
Jubilee Enterprise., Belajar Sendiri Visual C# dan C++ untuk Pemula, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2016
Sumber:
Jubilee Enterprise., Belajar Sendiri Visual C# dan C++ untuk Pemula, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2016


Tidak ada komentar:
Posting Komentar