Cari Blog Ini

Minggu, 19 Maret 2017

Percabangan

PERTEMUAN 5 (TEORI 4)


Percabangan adalah suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pemilih tersebut didasarkan atas kondisi tertentu. Dalam bahasa C++ proses percabangan dapat menggunakan dua perintah, pertama perintah yang umum digunakan yaitu if-else. Sedangkan untuk perintah kedua dapat digunakan perintah switch.

1. If

Perintah if akan menjalankan perintah atau blok perintah hanya apabila kondisi terpenuhi. Pada saat kondisi diperiksa, apabila kondisi terpenuhi (true), maka perintah akan dilaksanakan sedangkan apabila kondisi tidak terpenuhi (false), maka perintah akan diabaikan dan perintah berikutnya akan dijalankan.

if (kondisi) perintah

-Struktur If Satu Kondisi.

Ketika menuliskan sebuah pemrograman menggunakan logika kondisi yang mengharuskan untuk memenuhi satu syarat , inilah yang disebut dengan struktur satu kondisi.
Struuktur satu kondisi ini hanya menggunakan "if" saja. Bentuk umum percabangan yang hanya memiliki satu kondisi sebagai berikut:

if (kondisi) {
statement.....
statement.....
......
}


-Struktur if Dua Kondisi.

adalah struktur percabangan yang hanya memiliki dua kondisi pilihan. Struktur ini sedikit lebih kompleks dibanding dengan struktur satu kondisi. Logika memiliki syarat umum yang harus dipenuhi, sedangkan syarat yang tidak dipenuhi akan mendapat penanganan khusu. Bentuk umum:

if (kondisi) {
statement apabila syarat terpenuhi....
} else {
statement apabila syarat tidak terpenuhi....
}


-Struktur If Tiga Kondisi atau Lebih.

Struktur ini merupakan struktur pengembangan dari sebuah kondisi percabangan dua kondisi. Bentuk umumnya:

if (kondisi1) {
statement_jika_kondisi1_terpenuhi....
}
if (kondisi2) {
statement_jika_kondisi1_terpenuhi....
}
....
....
else {
statemen_jika_semua_kondisi_di atas_tidak_terpenuhi
}


2. Switch

Untuk melakukan pengecekan kondisi bertingkat dapat menggunakan perintah yang lebih sederhana, yaitu switch. Bentuk umumnya:

switch (ekspresi)
{
case nilai_konstan1 : statement_yang_dieksekusi;
break;
case nilai_konstan2 : statement_yang_dieksekusi;
break;
.......
case nilai_konstanN : statement_yang_dieksekusi;
break;
default
statement_alternatif_yang_dieksekusi;
}


Cara kerja perintah switch adalah dengan jalan memeriksa expression dengan cara membandingkan nilainya pada masing-masing constant. Apabila sama, maka perintah yang berhubungan akan dijalankan, sampai ditemukan perintah break. Pada saat break telah ditemukan, maka alur proses akan segera berlanjut ke akhir dari blok perintah switch.


Sumber:

Tri Basuki Kurniawan Misinem., PEMROGRAMAN C++, Penerbit ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006

WAHANA KOMPUTER., Shortcourse Visual C++ 2013, Penerbit atas kerjasama Penerbit Andi Yogyakarta dengan Wahana Komputer Semarang, Semarang, 2015


Tidak ada komentar:

Posting Komentar