Cari Blog Ini

Minggu, 19 Maret 2017

Contoh Program Percabangan (If dan Switch)

PERTEMUAN 6 (PRAKTIK 4)

1. If

Struktur If Satu Kondisi








hasil output




Struktur If Dua Kondisi




hasil output




Struktur If Tiga Kondisi atau Lebih




hasil output






2. Switch



hasil output





Sumber:

Tri Basuki Kurniawan Misinem., PEMROGRAMAN C++, Penerbit ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006

WAHANA KOMPUTER., Shortcourse Visual C++ 2013, Penerbit atas kerjasama Penerbit Andi Yogyakarta dengan Wahana Komputer Semarang, Semarang, 2015

Percabangan

PERTEMUAN 5 (TEORI 4)


Percabangan adalah suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pemilih tersebut didasarkan atas kondisi tertentu. Dalam bahasa C++ proses percabangan dapat menggunakan dua perintah, pertama perintah yang umum digunakan yaitu if-else. Sedangkan untuk perintah kedua dapat digunakan perintah switch.

1. If

Perintah if akan menjalankan perintah atau blok perintah hanya apabila kondisi terpenuhi. Pada saat kondisi diperiksa, apabila kondisi terpenuhi (true), maka perintah akan dilaksanakan sedangkan apabila kondisi tidak terpenuhi (false), maka perintah akan diabaikan dan perintah berikutnya akan dijalankan.

if (kondisi) perintah

-Struktur If Satu Kondisi.

Ketika menuliskan sebuah pemrograman menggunakan logika kondisi yang mengharuskan untuk memenuhi satu syarat , inilah yang disebut dengan struktur satu kondisi.
Struuktur satu kondisi ini hanya menggunakan "if" saja. Bentuk umum percabangan yang hanya memiliki satu kondisi sebagai berikut:

if (kondisi) {
statement.....
statement.....
......
}


-Struktur if Dua Kondisi.

adalah struktur percabangan yang hanya memiliki dua kondisi pilihan. Struktur ini sedikit lebih kompleks dibanding dengan struktur satu kondisi. Logika memiliki syarat umum yang harus dipenuhi, sedangkan syarat yang tidak dipenuhi akan mendapat penanganan khusu. Bentuk umum:

if (kondisi) {
statement apabila syarat terpenuhi....
} else {
statement apabila syarat tidak terpenuhi....
}


-Struktur If Tiga Kondisi atau Lebih.

Struktur ini merupakan struktur pengembangan dari sebuah kondisi percabangan dua kondisi. Bentuk umumnya:

if (kondisi1) {
statement_jika_kondisi1_terpenuhi....
}
if (kondisi2) {
statement_jika_kondisi1_terpenuhi....
}
....
....
else {
statemen_jika_semua_kondisi_di atas_tidak_terpenuhi
}


2. Switch

Untuk melakukan pengecekan kondisi bertingkat dapat menggunakan perintah yang lebih sederhana, yaitu switch. Bentuk umumnya:

switch (ekspresi)
{
case nilai_konstan1 : statement_yang_dieksekusi;
break;
case nilai_konstan2 : statement_yang_dieksekusi;
break;
.......
case nilai_konstanN : statement_yang_dieksekusi;
break;
default
statement_alternatif_yang_dieksekusi;
}


Cara kerja perintah switch adalah dengan jalan memeriksa expression dengan cara membandingkan nilainya pada masing-masing constant. Apabila sama, maka perintah yang berhubungan akan dijalankan, sampai ditemukan perintah break. Pada saat break telah ditemukan, maka alur proses akan segera berlanjut ke akhir dari blok perintah switch.


Sumber:

Tri Basuki Kurniawan Misinem., PEMROGRAMAN C++, Penerbit ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006

WAHANA KOMPUTER., Shortcourse Visual C++ 2013, Penerbit atas kerjasama Penerbit Andi Yogyakarta dengan Wahana Komputer Semarang, Semarang, 2015


Jumat, 10 Maret 2017

Praktik Konstanta Dan Operator

PERTEMUAN 4 (PRAKTIK 3)



1. Konstanta Menggunakan #define



hasil output


Catatan: Dari contoh diatas bilangan 5 adalah suatu konstanta. Jika terjadi perubahan kita hanya melakukan perubahan nilai terhadap konstantannya saja.






hasil output


catatan: phi dan r2 adalah konstanta yang tipenya float r1 adalah konstanta yang bertipe int kar adalah konstanta yang bertipe char teks adalah konstanta karakter string, tipe char x adalah konstanta yang tipenya boolean.vdd

2. Menggunakan Kata Kunci Konst
 Selain #define kita juga dapat menggunakan kata kunci const.





hasil output



3. Operator

a. Operator Aritmatik



hasil output







b. Operator Relasional






hasil output



c. Operator Logika



hasil output




d. Tipe Casting

-kode8-



hasil output









Sumber:


Jubilee Enterprise., Belajar Sendiri Visual C# dan C++ untuk Pemula, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2016

Kamis, 09 Maret 2017

Konstanta dan Operator

PERTEMUAN 5 (TEORI 3)


1. KONSTANTA

Konstanta adalah variabel yang nilainya tetap (Konstan). Perbedaan dengan variabel, sebuah variabel nilainya dapat berubah-ubah, sedangkan konstanta, nilainya selalu tetap atau konstan. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan tetapan, misalnya nilai pi ( Ï€), kecepatan cahaya dan lainnya. Ada dua cara untuk mendeklarasikan konstanta: menggunakan preprocessor # define. 

Contoh: nilai pi. Penggunaan #define tidak diakhiri tanda titik koma (;).

Selain dengan cara # define, di dalam C++ kita dapat mendefinisikan sebuah konstanta dengan menggunakan kata kunci Const. 

Contoh program #define dan const akan dibahas dipertemuan berikutnya.

2. OPERATOR


Operator adalah tanda yang digunakan untuk melakukan operasi operasi tertentu di dalam program. Dengan operator kita dapat melakukan operasi perhitungan,perbandingan, manipulasi,dan lain-lain. Operator-operator yang sering digunakan yaitu:


1. Operator aritmatik
Digunakan pada ekspresi matematik seperti pada operasi aljabar. Berikut ini daftar operator aritmatik: 

a) Penjumlahan(+)

Menambahkan nilai-nilai yang ada di kedua sisi operator.
Contoh: A + B hasilnya 20

b) Pengurangan(-)

Mengurangkan nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan.
Contoh: A - B hasilnya -6

c) Perkalian (*)

Mengalikan nilai-nilai yang ada di kedua sisi operator.
Contoh: A * B hasilnya 100

d) Pembagian(/)

Membagi nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan.
Contoh: B / A hasilnya 4

e) Modula (%)

Melakukan pembagian nilai operan di sebelah kiri dengan nilai operan di sebelah kanan dan mengembalikan sisa nilainya
Contoh: B % A hasilnya 0

f) Peningkatan (++)

- Increment
Increment adalah penambahan nilai yang terjadi pada suatu variable. Opertaor yang digunakan ++. Operator ini akan menambahkan nilai dari suatu variable dengan nilai 1. Ada dua jenis increment yaitu: pre-increment dan post-increment. Pre-increment adalah melakukan penambahan nilai sebelum suatu variable itu diproses. Post-increment  adalah melakukan proses terlebih dahulu sebelum dilakukan penambahan nilai.

Menambahkan 1 pada nilai operan.
Contoh: B++ hasilnya 31

g) Penurunan (--)

-Decrement
Decrement merupakan kebalikan dari proses increment, yaitu menurunkan (mengurangi) nilai dari suatu variable. Decrement dibagi dua jenis yaitu pre-decrement dan post decrement.

Mengurangkan 1 dari nilai operan.
Contoh: B-- hasilnya 29

2. Operator Relasional

Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari dua buah operand. Operator ini banyak digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kondisi dalam struktur percabangan atau perulangan.  Adapun yang termasuk oerator relasional di dalam C++ adalah

Keterangan:

> : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri lebih dari nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.

< : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri kurang dari nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.

>= : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri lebih dari atau sama dengan nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.

<= : Memeriksa apakah nilai operan di sebelah kiri kurang dari atau sama dengan nilai operan di sebelah kanan, jika iya maka kondisi bernilai benar.

== : Memeriksa apakah nilai kedua operan sama atau tidak, jika sama maka kondisi bernilai benar.

!= :  Memeriksa apakah nilai kedua operan sama atau tidak, jika tidak sama maka kondisi bernilai benar.



3. Operator Logika.

Operator logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi dimana nilai yang dihasilkan dari operasi tersebut hanya berupa nilai benar dan salah. Nilai ini disebut Boolean. Adapun yang termasuk kedalam operator logika dalam C++ adalah

Keterangan:

Diasumsikan bahwa nilai variabel m adalah , dan n adalah 0

&& : Operator logika AND. Jika keduanya operan bukan nol, maka kondisi bernilai benar.
| | : Operator logika OR. Jika ada operan yang bukan nol, maka kondisi bernilai benar.
! : Operator logika NOT. Digunakan untuk membalik keadaan logika dari operan. Jika kondisi bernilai benar maka operator NOT akan membuatnya menjadi tidak benar.


4. Tipe Casting

Tipe casting yaitu tipe data sementara, artinya mengubah tipe data suatu variabel hanya dalam operasi aritmatika.Setelah operasi aritmatika tipe data variabel tersebut tetap sesuai deklarasi awalnya.

Penjelasan kode casting:

Untuk hasil pembagian seharusnya 3,5 karena dari 7 dibagi 2 adalah 3,5.
Mengapa demikian? karena variabel a dan b bertipe integer. Tetapi jika variabel a dan b dirubah menjadi tipe data float maka akan eror . 
Untuk dua variabel x dan y yang bertipe integer tersebut tidak bisa digunakan untuk operasi aritmatik mod %, sedangkan operasi pembagian /  untuk variabel hasil dan salah satu variabel yang akan dibagi harus bertipe float. Artinya dengan adanya dua operasi aritmatik tersebut dalam satu program  dan dengan variabel yang sama ini tidak bisa dikerjakan. Dengan demikian agar kedua operasi tersebut bisa berjalan bersama dalam satu program maka dibutuhkan type casting.



Sumber:

Jubilee Enterprise., Belajar Sendiri Visual C# dan C++ untuk Pemula, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2016














Praktik Variabel dan Tipe Data

PERTEMUAN 4 (PRAKTIKUM 2)




Header File


File header (file dengan ekstensi .h) adalah file yang berisi fungsi-fungsi yang mendukung eksekusi instruksi tertentu dalam C++ dan telah dikompilasi sebelumnya. Jika kita ingin menggunakan file header kita harus mendaftarkan terlebih dahulu melalui preprosesor directive #include.

Contoh header file yang sering digunakan :

1. iostream.h

Baris ini memberi tahu kepada kompiler untuk memasukkan file header iostream ke dalam proses kompilasi. File header iostream adalah file deklarasi pustaka fungsi dasar untuk proses input/output.

Untuk instruksi:

cout<<”.....................”;
cin>>nama_var;

2. conio.h

Untuk instruksi:

getch();
clrscr();

Komentar

Komentar adalah bagian dari program namun akan diabaikan oleh kompiler. Komentar ditunjukkan untuk memberikan keterangan bagi baris perintah agar dapat dimengerti oleh pemrograman lain atau pemrograman itu sendiri di masa yang akan datang. Dalam C++ ada dua cara untuk memberikan komentar yaitu:

1. Menggunakan tanda //

Tanda ini digunakan untuk komentar yang terdiri dari satu baris, jika komentar lebih dari satu baris maka baris kedua dan seterusnya tidak dianggap sebagai komentar. Contoh penggunaanya:

//Ini adalah komentar satu baris

Tulisan diatas tidak akan dieksekusi oleh program, karena ada tanda double slash (//) di depan pernyataan tersebut.

2. Menggunakan tanda /*…*/

Tanda ini digunakan untuk komentar yang terdiri lebih dari satu baris.
Contoh:

/* Ini adalah komentar yang banyaknya satu baris */
 /* Mari Belajar Bahasa Pemrograman, ini adalah statemen komentar yang sangat panjang banyaknya lebih dari satu baris */

Komentar pertama maupun kedua tetap dianggap sebagai komentar dan tidak keliru. Keunggulan komentar jenis ini dibandingkan komentar yang menggunakan double slash adalah komentar ini mampu ditempatkan di tengah-tengah skrip atau kode program.


Pindah Baris

Untuk membuat tampilan program yang baik pasti akan terdiri dari beberapa baris, dalam bahasa pemrograman C++ untuk pindah baris ada dua perintah yaitu:

1. Tanda \n

Tanda \n digunakan untuk pindah baris berikutnya, untuk penulisannya harus di dalam tanda petik bersama dengan kalimat yang akan ditampilkan dan bisa diletaakan awal kalimat atau di akhir kalimat.
Contoh penggunaannya :

Cout<<”\nSelamat Datang dan Semangat Belajar”;

Setelah program dieksekusi akan pindah baris terlebih dahulu sebelum menampilkan kalimat Selamat Datang dan Semangat Belajar, kemudian kursor pindah kebawah.


2.   Tanda <<endl

Tanda <<endl berfungsi sama dengan tanda \n yaitu digunakan untuk pindah baris berikutnya, untuk penulisannya harus di luar tanda petik dan bisa diletaakan sebelum menuliskan perintah / kalimat yang akan ditampilkan atau setelah penulisan perintah / kalimat yang akan ditampilkan.
Contoh penggunaannya :

Cout<<endl<<”Selamat Datang dan Semangat Belajar”;

Setelah program dieksekusi akan pindah baris terlebih dahulu sebelum menampilkan kalimat Selamat Datang dan Semangat Belajar.

CONTOH 1:





OUTPUT PROGRAM 1:




CONTOH 2:





OUTPUT PROGRAM 2:





CONTOH 3:





OUTPUT PROGRAM 3:







CONTOH 4:






OUTPUT PROGRAM 4:







Sumber:

Tri Basuki Kurniawan Misinem., PEMROGRAMAN C++, Penerbit ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006


WAHANA KOMPUTER., Shortcourse Visual C++ 2013, Penerbit atas kerjasama Penerbit Andi Yogyakarta dengan Wahana Komputer Semarang, Semarang, 2015





Minggu, 05 Maret 2017

Variabel dan Tipe Data

PERTEMUAN 3 (TEORI 2)



A. VARIABEL

Variabel adalah suatu tempat penyimpanan sementara didalam memori komputer yang diberi nama sebagai pengenal/identifier. Nama variabel bisa terdiri dari huruf, angka, dan tanda underscore ”_”, tetapi tidak boleh diawali dengan sebuah angka. Nama variabel juga tidak boleh terdiri dari keyword-keyword dari C++ seperti if, for, else, atau while. Dikomputer dapat melakukan proses perhitungan dengan ribuan bahkan jutaan variabel dengan banyak tipe data.

Contoh bentuk umum pendeklarasian variabel: 

● Contoh:

            int a;
            char nama;

● Pada pendeklarasian variabel, daftar-variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan tanda koma.

            float c, total_harga;
            int r, luas;

(tanda koma sebagai pemisah)

Memberi nilai ke variable:

Untuk mengisikan nilai ke variabel, pernyataan yang diperlukan berbentuk
Contoh :
r = 7;
Merupakan pernyataan untuk mengisikan 7 ke variabel r.
Pemberian nilai juga seperti berikut
r = r+1; berarti “hasil penjumlahan nilai r dengan 1 diberikan ke r”. Dengan kata lain isi r dinaikkan sebesar 1.

B. TIPE DATA

Tipe data digunakan untuk membatasi nilai dari suatu variabel. Nilai dari suatu variabel dibatasi karena untuk efisiensi pemakaian memori. Kesalahan dalam menyebutkan tipe data akan menyebabkan program yang kita buat tidak dapat dijalankan. Kalaupun dapat dijalankan program akan memberikan nilai yang tidak akurat sesuai yang diharapkan.

Berikut yang termasuk tipe data dasar dalam C++ yaitu:

1. Tipe Integer

Digunakan untuk menyimpan data-data bernilai bilangan bulat. Dapat menmpung nilai positif atau nilai negative. Pada PC, nilai yang diperbolehkan adalah -32768 sampai 32767.

Contoh:

int 123 -56 0 5645

2. Tipe float

Dapat menampung semua bilangan real, mewakili semua bilangan, dan bilangan pecahan desimal. Jangkauan dari tipe data itu tergantung pada system computer yang dipakai. Biasanya, system 4 byte menggunakan jangkauan mulai -1038 hingga +1038.

Contoh: 

float 16.315 -0.67 31.567

3. Tipe char

Digunakan untuk menyimpan data-data berupa karakter yaitu huruf,angka dan simbol.

Contoh:

'+'   'A'   'a'   '*'   '7'

4. Tipe tanpa bertipe (void)

Variabel ini digunakan jika suatu fungsi tidak menghasilkan nilai.

Contoh program:





Output program:








Sumber:

Hanif Al Fatta., Dasar Pemrograman C++ Disertai dengan Pengenalan Pemrograman Berorientasi Objek, Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2006

Tri Basuki Kurniawan Misinem., PEMROGRAMAN C++, Penerbit ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006





Sabtu, 04 Maret 2017

Pengenalan C dan C++

PERTEMUAN 2 (PRAKTIKUM 1)


Mengenal C dan C++

Bahasa C merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer di dunia komputer, terutama dikalangan pendidikan, karena bahasa C dianggap sebagai bahasa yang memiliki banyak keunggulan dibanding bahasa yang lain.

Dari segi kecepatan, bahasa C sangat tangguh karena bisa berjalan secepat bahasa tingkat rendah (rakitan).

Pengertian dari C++ adalah bahasa pemrograman yang bersifat statis, compiled, general-purposed, sace-sensitive, dan mendukung pemrograman prosedural, pemrograman berorientasi objek, maupun pemrograman generik. 

C++ merupakan superset dari bahasa pemrograman C. C++ bukan hanya perubahan dari C dengan penambahan fasilitas pemrograman objek, namun pada C++ telah banyak dilakukan peningkatan termasuk pengecekan tipe data yang lebih baik pada tingkat kompiler. 

Kelebihan C++ dan C pada umumnya:
- Bahasa C tersedia hampir disemua jenis komputer.
- Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksible untuk semua jenis komputer.
- C adalah bahasa yang terstruktur.
- Bahasa C termasuk bahasa tingkat menengah.

Kekurangan C++ dan C:
- Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.
- Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.


Struktur Dasar C++
Cara belajar yang baik suatu bahasa pemrograman dengan praktik langsung membuat program pada komputer.

Contoh program yang sangat sederhana:



Keterangan:

Line 1: #include <iostream>
Sebagai bagian dari proses compile, compiler dari C++ menjalankan program yang dinamakan prosesor, yang memiliki kemampuan menambahkan dan menghapus kode dari file sumber. Pada contoh ini, directive #include memberitahu prosesor untuk menyertakan kode dari file iostream. File iostream tersebut berisi deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh program, atau clas-clas yang dibutuhkan.

Line 2: void main()
Mendeklarasikan funs]gsi utama, bahwa suatu program C++ dapat berisi banyak fungsi, tetapi harus memili sebuah fungsi utama (main function). Fungsi adalah modul yang berisi kode-kode untuk menyelesaikan masalah tertentu. Kata “void” menandakan fungsi main tidak bertipe.

Line 3: {
Kurung kurawal buka menandakan awal program.

Line 4: cout<<"Ini adalah prpgram pertamaku \n";
Cout digunakan untuk mencetak string ke output standar, yang biasanya adalah layar computer kita. Tanda \n adalah format modifier yang digunakan untuk berganti baris setelah menampilkan string. Jika ada cout lain pada program tsb, maka string yang menyertainya akan dituliskan pada baris di bawahnya.

Line 5: return 0; 
Menyatakan hasil keluaran dar fungsi main() adalah 0. Pada C++ , return 0 dalam main() menyatakan bahwa program berakhir dengan normal.

Line 6: }
Kurung kurawal tutup menandakan akhir program.




Sumber:


Hanif Al Fatta, S.Kom., Dasar Pemrograman C++ Disertai dengan Pengenalan Pemrograman Berorientasi Objek, Penerbit ANDI, Yogyakarta, 2006

Tri Basuki Kurniawan Misinem., PEMROGRAMAN C++, Penerbit ARDANA MEDIA, Yogyakarta, 2006

Jubilee Enterprise, Belajar Sendiri Visual c# dan C++ untuk Pemula, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2016